Sumpah Pemuda Cup – Malang : Hanya 27 Sesi, Tembus 1.136 Peserta
Kabar Arena

Sumpah Pemuda Cup – Malang : Hanya 27 Sesi, Tembus 1.136 Peserta

Advertisement

Genderang kebangkitan NZR Cabang Malang Raya terus menggema di tengah hiruk pikuk perburungan Malang Raya. Mengusung tajuk Sumpah Pemuda Cup, Minggu (28/10/2018) di Gantangan New Denpom Jl. Kesatrian No. 01 (Asrama CPM) – Malang, ada sekitar 1.136 peserta (angka riil) menjadi saksi keberhasilan panitia mengusung 27 sesi perlombaan.

Sejak sesi awal dibuka dengan Lovebird Baby M2 Satu Misi A, gantangan New Denpom dijubeli kicaumania kawasan Malang Raya dan kota sekitarnya. “Panitia ingin mencoba mengefisiensikan waktu dan kelas. Cukup 27 kelas saja tapi bisa meraih perolehan peserta secara maksimal,” tegas Yanto, mewakili Dodiet Arya, Ketua NZR Malang Raya.

mediaburung_sumpah pemuda cup
DUTA ARW CUP. Berhasil meraih juara umum BC.

Perlahan tapi pasti, gelombang besar kicaumania terus membanjiri gantangan yang dikenal satu diantara gantangan tertua di Malang Raya. Satu per satu sesi digelar, panitia penjual tiket pun disibukkan dengan luberan peserta yang mengantri untuk membeli tiket di setiap sesi.

Kru Duta ARW Cup yang tampil di jalur tim juga terlihat agresif untuk mengumpulkan poin buat melenggang ke jalur juara umum BC. Kesolidan kru Duta ARW Cup, mengantarkan tim ini ke podium juara umum BC. Bersanding dengan H. Nur M3 Mokas, peraih juara umum SF.

mediaburung_sumpah pemuda cup
H. NUR M3 MOKAS. Berhasil meraih juara umum SF.

 

Daftar Pemenang Sumpah Pemuda Cup Klik di Sini

 

Sedangkan dari lapangan, H. Samsul, GOR Ken Arok – Malang, pemilik Pancor Mas tampil power full di Murai Batu NZR. Mengawal besutan yang berada di gantangan 19, besutan yang mengandalkan lagu cililin, kenari, lovebird dibuat “tembakan”, tengkek buto, dan greja tarung berhasil memuncaki nominasi.

“Sebenarnya Pancor Mas belum pada puncak nominasi, penampilannya masih ada ngeplaynya. Kalau sudah top form, besutan ini tampil tancep dan menegakkan kepalanya sambil mengeluarkan lagu – lagu andalannya,” ungkap Samsul yang juga tampil fighter dari pinggir lapangan.

mediaburung_sumpah pemuda cup
JAWARA MURAI BATU. H. Samsul (kanan) mengawal Pancor Mas di kelas NZR dan Kata Hati.

Keberhasilannya meraih gelar di even ini menjadi pelipur lara setelah kegagalannya meraih gelar bergengsi di Pakde Karwo Cup VIII – Surabaya, beberapa waktu lalu. “Saat di Pakde Karwo Cup, Pancor Mas sudah berada di puncak performa. Namun, durasi kerjanya hanya dari start hingga pertengahan saja, selanjutnya kurang maksimal akibat cuaca Surabaya terlalu panas,” kesal muraimania yang di sesi Murai Batu Kata Hati berhasil meraih juara runner up.

mediaburung_sumpah pemuda cup
H. SAMSUL. Mengawal Pancor Mas dari pinggir gantangan.

Setelah nyaris meraih juara double winner di even ini, bila tidak ada aral melintang Pancor Mas bakal diusung ke Pahlawan Cup V – Pandaan. “Semoga ketika tampil di Pandaan, performa Pancor Mas bisa lebih maksimal dan meraih gelar lebih baik,” harapnya.

Di jalur cendet, pemain gaek asal Malang Rudi Samaan.com juga nyaris dua kali memuncaki nominasi. Mengandalkan Teror – X, andalan yang sudah malang melintang di berbagai even berhasil meraih juara pertama di Cendet Kata Hati. Berada di gantangan 50, Teror – X menampilkan keistimewaan yang selama ini menjadi senjata pamungkasnya.

mediaburung_sumpah pemuda cup
TEROR – X. Rudi Samaan (kiri) berada di jalur cendet setelah meraih juara pertama dan ketiga.

Namun, disaat tampil sesi berikutnya yakni di Cendet Satu Misi, besuan ini tampil tidak sebanding lurus dengan sesi sebelumnya. Bergeser satu titik menempati gantangan 51, besutan ini meraih juara ketiga.

“Kayaknya salah pilih gantangan, semestinya minta di gantangan pinggir seperti kelas sebelumnya,” kesal Rudi. Kendati demikian, keberhasilan meraih dua gelar di even ini makin menempatkan Teror – X sebagai cendet yang memiliki stabilitas di jalur juara.

Hingga gelaran dirampungkan, even yang menyuguhkan kemasan hadiah tanpa potongan di semua kelas berjalan lancar, tertib dan aman tanpa ada protes berarti dari peserta. Meski luapan ribuan kicaumania sudah tak terbendung lagi memadati gantangan, panitia tetap bisa mengatasi dan meredam hiruk pikuk peserta.

“Panitia menyadari, tingginya animo peserta dalam even ini menyebabkan panitia kewalahan untuk membendung peserta masuk gantangan. Panitia pun hanya mengantisipasi dengan meredam teriakan agar lomba tetap berjalan tertib, aman dan lancar. Seluruh petugas lapangan dikerahkan mengelilingi gantangan buat mengawal para peserta,” beber Yanto yang merasa lega telah sukses menyelesaikan gelaran ini.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!