Rahasia Perawatan Tledekan Barbara Setelah Sukses di ARW Community Cup I, Kepanjen – Malang
Tips dan Trik

Rahasia Perawatan Tledekan Barbara Setelah Sukses di ARW Community Cup I, Kepanjen – Malang

Advertisement

Baru dua bulan dipoles, tampil di ARW Cup I, Minggu (18/11/2018) di Lap. Yon Zipur 5, Kepanjen – Malang, besutan milik Mr. Gamal – Malang berhasil meraih juara runner up di kelas Tledekan Virgin. Selama dua bulan, Gamal berhasil memecahkan karakter tledekan yang sebelum ditranfer punya karakter “nakal”. Bagaimana rahasia perawatan hingga penampilan Barbara bisa makin bagus ?

Berdasarkan penuturan Gamal, ada sejumlah kiat jitu untuk mengatasi tledekan “nakal” saat tampil di gantangan. Satu diantaranya dengan menerapkan mandi malam menggunakan bak karambah.

mediaburung_tledekan barbara
MR. GAMAL. Mandi malam satu diantara kiat jitu tledekan Barbara bisa tampil maksimal di gantangan.

“Dulu Barbara tampilnya kurang bagus, banyak “nakal”-nya. Makanya ketika saya transfer dari salah seorang pemain Malang, harus mencari dulu settingannya agar tidak tampil “nakal” saat di atas gantangan,” ujar pemain kawakan ini.

Menurutnya, dari sekian banyak tahapan pola perawatan, ternyata mandi malam dapat meredam kenakalan Barbara saat tampil. “Biasanya mandi malam sekitar pukul 20.00,” bebernya. Sedangkan di pagi hari, juga tetap dimandikan sekitar pukul 07.30, selanjutnya dijemur selama 15 menit.

mediaburung_tledekan barbara
RAIH JUARA. Tledekan Barbara meraih juara runner up di Tledekan Virgin, ARW Community Cup I, Kepanjen – Malang.

Ektra fooding harian mengonsumsi seekor jangkrik plus kroto. “Kroto tidak perlu diberikan setiap hari, cukup sehari mengkonsumsi sehari tidak,” ungkapnya. Disaat tidak mengonsumsi kroto, Barbara cukup mengonsumsi jangkrik dan voer yang butirannya berukuran kecil. Dalam keseharian, besutan yang sudah mengantongi juara dari Latpres Paco dan Dandenhar Cup, dikerodong penuh.

Berkat pola perawatan harian seperti tadi, Gamal optimis bisa mengawal Barbara ke berbagai even bergengsi. Juga berharap agar popularitas tledekan bisa berangsur pulih seperti dulu lagi. “Sebenarnya masih banyak kicaumania yang mengoleksi tledekan, namun sekarang lombanya tidak seperti dulu. Ke depan, semoga para EO memerhatikan nasib tledekan agar popularitasnya tidak tenggelam di tengah hiruk pikuk lomba burung yang makin ramai,” harapnya.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!