#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : Pasca Mabung, Begini Sepak Terjang Apollo Milik H. Bianto – KWB
Moncer

#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : Pasca Mabung, Begini Sepak Terjang Apollo Milik H. Bianto – KWB

Advertisement

Untuk mempersiapkan diri menuju even skala nasional, sejumlah pemain mulai melakukan pemanasan. Diantaranya H. Bianto – Kota Wisata Batu (KWB). Hadir di #Eko Fauna Cup 2, Minggu (07/10/2018) di Lap. Parkir eks – Dispora, Jl. Sultan Agung 01 – Kota Batu, sesepuh kicaumania kota Batu ini menampilkan Apollo. Amunisi di jalur murai batu yang baru selesai mabung.

Dalam gelaran tersebut, H. Bianto tidak semata – mata menargetkan puncak nominasi di sejumlah kelas yang diikuti. Ada sejumlah misi yang diemban sebagai pemain, sesepuh dan Ketua PBI Cabang Kota Batu.

mediaburung_eko fauna cup 2
TOTALITAS. H. Bianto spontan teriak saat melihat kinerja Apollo.

“Even #Eko Fauna Cup 2 ini merupakan agenda tahunan yang dimiliki komunitas perburungan Kota Batu. Jadi, sudah seyogyanya ikut menyukseskan gelaran ini sekaligus mencoba sejumlah amunisi yang bakal disiapkan ke even skala nasional,” ujarnya saat berbincang santai dengan wartawan media ini.

Pemain yang dikenal spesialis di sejumlah jenis, Bianto menggebrak dengan Apollo di jalur murai batu. Berjibaku dengan sejumlah amunisi kualitas milik peserta dari dalam dan luar Kota Batu, Apollo tak bergeming.

 

Daftar Pemenang #Eko Fauna Cup 2 Klik di Sini

 

Lagu ngerol dan tonjolan yang dilantunkan hingga menembus pinggir gantangan, membuat tokoh gaek ini begitu histeris. Hingga terkadang terbawa suasana sambil berteriak dari pinggir gantangan. “Rasanya puas dan spontan saja langsung teriak bila melihat Apollo membawakan lagu tonjolannya,” semangatnya.

Persaingan ketat di partai neraka ini, membawa Apollo meraih juara pertama di Murai Batu Vulture. Sedangkan di kelas Pinguin, sebagai kelas utama dalam gelaran ini, Apollo berada di posisi ketiga. “Cukup sudah pemanasan buat Apollo, puncak pertarungannya besok di Pakde Karwo Cup VIII atau di Giri Prasta Bali,” ungkapnya.

Sedangkan di Cucak Hijau Rangkok, Kanjeng Dimas mengikuti jejak Apollo naik ke podium. Besutan ini berhasil meraih juara runner up, setelah berjibaku dengan UD milik H. Sholeh, Blimbing, peraih juara pertama dan Horox-horox milik Dhany dari Rajawali BC, peraih juara ketiga.

Saat berbincang dengan wartawan media ini, sejatinya masih ada keinginan yang ingin diraihnya. “Saya ini kalau enggak main anis merah rasanya kurang puas. Tapi, untuk sementara belum ada materi baru yang menurut saya betul – betul bisa bikin telinga dan mata ini puas melihatnya. Ada satu gaco yang saya anggap bagus, tapi nampaknya sama empunya enggak bakalan dijual,” ujarnya tersenyum penuh makna sambil menyebutkan satu nama pemain anis merah asal Surabaya.

Kehadiran H. Bianto di gelaran ini, memberikan dampak positif. Suasana lomba berjalan kondusif dari sesi awal hingga akhir. Peran dari para sesepuh kicaumania Kota Batu dapat menyukseskan lomba yang membukukan sekitar 875 peserta (jumlah riil dari panitia). Mendatang, diharapkan gelaran – gelaran ikonik bisa lahir lagi di Kota Batu.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!