#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : Guncangan Dahsyat dari Sang “Raja Teler”
Kabar Arena

#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : Guncangan Dahsyat dari Sang “Raja Teler”

Advertisement

Daya magnit even tahunan ini ternyata begitu kuat di ratusan pasang mata kicaumania khususnya merahmania. Tiga kelas khusus anis merah dibuka panitia #Eko Fauna Cup 2, seluruhnya nyaris terisi penuh. Bahkan kawasan Lapangan ex-Dispora, Jl. Sultan Agung No. 1, Kota Batu sebagai lokasi lomba, “dimerahkan” para merahmania dari sejumlah kota di Jatim. Kehadiran mereka ibarat memberikan guncangan dahsyat dari sang “Raja Teler” sebutan anis merah.

Sejumlah tokoh gaek Kota Batu, Malang Raya serta kota lain berkumpul satu titik dalam gelaran Minggu (07/10/2018). Diantaranya H. Bianto, H. Riyanto, H. Taufiq – Jombang, Mudjiono dan sejumlah anggota dari Arema Mbois, satu diantara komunitas anis merah di Malang Raya.

mediaburung_ekofaunacup2
NGECAS BARENG. Satu diantara istilah dalam anis merah yang kini dijadikan agenda rutin Amer KWB.

“Saya mewakili panitia mengucapkan rasa salut dan terima kasih pada merahmania dari berbagai kota. Mereka begitu kompak meramaikan gelaran ini. Kehadiran mereka diluar prediksi panitia. Kelas yang lazimnya minim peserta, justru di even ini terlihat mencolok dengan kehadiran gaco – gaco papan atas,” ujar Kimpot, mewakili panitia lomba yang berhasil membukukan sekitar 875 peserta, sebagai jumlah riil lapangan.

Di kelas pembuka yakni Punglor Merah Macaw, Ronggeng milik H. Taufik – Jombang langsung menggebrak di puncak podium. Gebrakan Ronggeng belum berhenti di satu kelas saja. Tampil lagi di Punglor Merah Vulture, besutan ini memuncaki lagi nominasi hingga layak menyandang predikat double winner.

mediaburung_ekofaunacup2
RAIH DOUBLE WINNER. H. Taufiq (kiri) pemilik Ronggeng bersama Kapten Samsul – Jombang.

 

Daftar Pemenang #Eko Fauna Cup 2 Klik di Sini

 

Geliat anis merah belum berhenti di selebrasi para pemain gaek. Kehadiran Anis Merah Kota Wisata Batu (Amer KWB) ikut memberikan warna tersendiri. Dikomando Cak Soleh, Ketua Amer KWB, tim yang baru terbentuk tujuh bulan silam, memberikan torehan sejarah yakni berhasil meraih juara umum SF.

Beranggotakan sekitar 60 merahmania, komunitas ini mengusung motto Yang Lebih Utama dari Anis Merah adalah Persaudaraan Sesama Pecintanya. Begitu Cak Soleh menegaskan saat dikonfirmasi wartawan media ini.

mediaburung_ekofaunacup2
SARAT PESERTA. Panitia membuka tiga kelas anis merah dan dibanjiri pemain dalam dan luar kota Batu.

Lahirnya komunitas anis merah di Kota Wisata Batu, mendapat banyak dukungan dari sejumlah tokoh nasional. Diantaranya H. Bianto dan H. Taufiq – Jombang. “Kebetulan H. Bianto juga tergabung dalam komunitas ini dan gaconya juga ikut mengibarkan bendera Amer KWB,” beber merahmania yang juga tercatat sebagai Humas PBI Cabang Kota Batu.

Saat mendapat lawatan H. Taufiq, Cak Soleh mendapat dukungan penuh dari merahmania kawakan asal Jombang itu. “Kebetulan selesai lomba #Eko Fauna Cup 2, saya sempat berdiskusi dengan H. Taufiq di villa-nya. Banyak obrolan menarik dari pertemuan itu. Intinya, H. Taufiq merasa bangga dan senang di Kota Batu berdiri komunitas anis merah,” ceritanya.

mediaburung_ekofaunacup2
TETAP FIGHTER. Meski sempat ditiup angin kencang, merahmania tetap meramaikan gelaran.

Dari sekian banyak anggota yang memperkuat komunitas ini, ada sejumlah amunisi yang bisa diandalkan di lapangan. Antara lain Raja Angin milik H. Bianto, Robot milik Cak Soleadid, Banaspati milik Hari. S, Bayi Ajaib milik Cak Soleh.

Berikut susunan pengurus Amer KWB, Penasehat ; Cak Kojim, Ketua ; Cak Soleh, Wakil Cak Soleadid, Sekretaris ; Hengki. S dan Agus. S, Bendahara ; Khoirul Arifin dan Hari. S.  “Semoga Amer KWB bisa menjadi representasi Kota Batu yang dikenal memiliki eksotisme wisata alam dan berbagai unggulan lainnya,” harapnya.

Untuk mengisi kegiatan di luar lomba Minggu, mereka memiliki agenda ‘Ngecas Bareng’. Istilah ini digunakan mirip seperti perilaku anis merah bila sebelum menggantang. “Istilah ngecas sudah identik dengan anis merah. Makanya, istilah ini kita pakai untuk mengistilahkan saat anggota Amer KWB kopdar di sejumlah gantangan”.

Ada dua gantangan yang digunakan acara ‘Ngecas Bareng’. Antara lain Sabtu di gantangan KWB dan Kamis di gantangan G4. Minimal anggota yang hadir sekitar 20 lebih. “Kalau acara seperti ini terus digalakkan dan merahmania dirangsang untuk meramaikan setiap sesi, maka tidak menutup kemungkinan kelas ini bakal ramai lagi,” harapnya.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!