#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : 7371 Team Diperkuat Tiki Taka dan Lambada
Moncer

#Eko Fauna Cup 2 – Kota Batu : 7371 Team Diperkuat Tiki Taka dan Lambada

Advertisement

Melihat atmosfir Kota Batu yang dikenal panas di jalur murai batu, 7371 Team diperkuat sejumlah amunisi. Kehadiran mereka untuk meramaikan gelaran #Eko Fauna Cup 2, Minggu (07/10/2018) di Lap. eks – Dispora, Jl. Sultan Agung 01 – Kota Batu.

Ada sejumlah amunisi yang berhasil merayakan selebrasi setelah berjibaku dengan gaco milik peserta lainnya. Adalah Tiki Taka, amunisi milik Aldrich Liem, yang pada even ini tepat pekan keempat terjaganya stabilitas performa. Dan Lambada milik Gunawan, debutan yang langsung menggebrak di posisi bergengsi.

Bila mendengar murai batu Tiki Taka, sejatinya amunisi lama yang sudah sering memperkuat penampilan 7371 Team di berbagai kesempatan. Namun, besutan ini belakangan kurang stabil penampilannya di lapangan. “Ada sedikit kendala saat mabung, namun belakangan berangsur pulih. Sebelum tampil di #Eko Fauna Cup 2, sudah tiga pekan stabil dan sering meraih juara pertama,” cerita Aldrich.

Tampil di tengah terpaan angin kencang pada Minggu pagi dan himpitan sejumlah amunisi milik peserta murai batu lain, Tiki Taka nampaknya tak mau kompromi. Besutan yang menonjolkan lagu cililin, kenari berdurasi panjang, kapas tambak, cucak jenggot dan sejumlah kelebihan lainnya, nyaris tak memberi celah sedikit pun pada lawan.

Tak rela berbagi jalan menuju puncak nominasi, Tiki Taka makin tampil dahsyat dengan gaya ngeplay alias sujud dibarengi lagu tonjolan cililin. “Kalau sudah keluar lagu cililin disambung kenari durasi panjang, Tiki Taka sudah enggak bisa dicuri lagi penampilannya,” bebernya.

Keistimewaan khas murai batu petarung, menjadi benteng kokoh buat pertahanan Tiki Taka dari gempuran para lawan. Penampilannya pun berhasil meraih juara pertama di Murai Batu Macaw.

Kebanggaan juga dirasakan Gunawan pemilik Lambada, besutan yang berhasil meraih juara runner up di kelas utama, Murai Batu Pinguin. Diakui Gunawan, berjibaku di jalur murai batu tidak segampang apa yang dibayangkan. Apalagi, tampil di Kota Batu, sebuah kota yang dikenal memiliki segudang murai batu berkualitas.

Kendati psywar yang sering dirasakan muraimania dari luar Kota Batu bisa merontokkan mental tarung pemain, Gunawan tetap menghadapinya dengan tenang. “Bila melihat penampilan dan materi yang dimiliki Lambada, nampaknya fenomena itu tidak terlalu mengganjal langkah buat memuncaki nominasi,” optimisnya.

Sesi Murai Batu Pinguin pun digelar, pertarungan gengsi, kualitas dan materi tak bisa terelakkan. Gempuran dari berbagai arah pun menerpa Lambada. Tiupan angin kencang di lokasi lomba pun tak menggoyahkan besutan ini untuk bertengger di posisi runner up.

Melihat penampilan kedua amunisi tadi, sang pemilik optimis bakal melakukan lawatan ke sejumlah even dalam dan luar kota Malang. “Hingga kini, sudah ada beberapa agenda yang siap dihadiri, semoga ke depan penampilannya bisa lebih bagus dan stabil,” ujarnya serempak yang ditemani Lely Tjhin, punggawa 7371 Team.

 

Daftar Pemenang #Eko Fauna Cup 2 Klik di Sini

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!