Duet Maut Murai Batu Jolotundo dan Samurai Sebelum ke Pahlawan Cup V
Moncer

Duet Maut Murai Batu Jolotundo dan Samurai Sebelum ke Pahlawan Cup V

Advertisement

Untuk memastikan performa besutannya berada di kondisi terbaik, dua muraimania asal Sidoarjo pemilik Jolotundo dan Samurai, melakukan pemanasan di even yang ada di kotanya. Mereka mempersiapkan diri untuk tampil di Pahlawan Cup V – Pandaan, Minggu (04/11/2018).

Adalah Mulyono (JBSF) pemilik Jolotundo dan Dony Polsek Sedati pemilik Samurai. Keduanya berduet saat tampil di Anniversary Bintang 5 Community, Gedangan – Sidoarjo, Minggu (21/10/2018).

mediaburung_murai batu jolotundo dan samurai
MULYONO JBSF. Mengawal Jolotundo menuju Pahlawan Cup V Pandaan.

Meski diakui Mulyono, gelar yang diperolehnya bisa lebih ke puncak dibanding realita yang didapat, namun dirinya sudah legowo melihat hasil yang diraihnya. Ditambahkan, dirinya juga sudah dapat mengetahui seberapa kesiapan dari Jolotundo sebelum tampil di partai neraka Pahlawan Cup V Pandaan..

“Nampaknya Jolotundo sudah siap menuju Pahlawan Cup V – Pandaan. Karena penampilan kali ketiga pasca lama vakum makin membaik,” bebernya. Begitu juga dengan penampilan Samurai milik Dony yang terus merangsek ke podium juara.

Dalam penampilannya di Anniversary Bintang 5 Community, keduanya berhasil meraih sejumlah gelar. Antara lain Jolotundo berhasil meraih juara runner up dua kali di kelas Murai Batu A dan B, sedangkan di Murai Batu C bergeser ke posisi ketiga. Sedangkan Samurai berada di posisi kelima saat berjibaku di Murai Batu A.

Sejatinya, Jolotundo sudah melakoni sejumlah lawatan di kawasan Surabaya dan Sidoarjo. Diantaranya tampil ke puncak nominasi di Anniversary PJM beberapa waktu lalu dan meriuhkan agenda tahunan Pakde Karwo Cup VIII – Surabaya.

Besutan yang mengandalkan roll dan tembakan cililin, kapas tembak disambung lagu kenari, sudah tak demam panggung lagi saat tampil di even – even bergengsi. Namun, besutan yang sudah mendapat penawaran Rp 40 juta dari seorang muraimania, belum mengendurkan semangatnya untuk terus mengoleksi gelar – gelar dari even bergengsi di sejumlah kota.

“Kalau kualitas materi yang dimiliki Jolotundo dirasa tetap bisa bersaing dengan gaco milik muraimania lainnya. Namun, faktor keberuntungan juga memiliki porsi dalam memuluskan jalan Jolotundo menuju puncak nominasi,” ungkapnya sambil menyiratkan sebuah makna yang begitu dalam.

Sedangkan untuk Samurai, jalannya menuju popularitas di jalur kasta tertinggi di pentas perburungan era milineal relatif panjang. Usianya masih muda yakni lepas trotol. Dengan materi lagu cililin dilengkapi lagu lovebird berdurasi panjang, sang empu optimis Samurai punya masa depan cerah menuju puncak prestasi.

“Makanya Samurai disiapkan secara matang menuju Pandaan. Kami tidak menargetkan juara, asal bisa tampil maksimal itu sudah menjadi kepuasan tersendiri. Mengenai gelar, bila memang menjadi keberuntungan Samurai maka perolehan itu sebagai bonus dari upaya selama ini memoles dengan serius,” ujar sang pemandu bakat yang mengibarkan bendera Koclok Community.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!