Agar Kenari Tampil “Ngedur” ala Panglima Milik Kopkey Walker’s, Rombenk SF – Malang
Tips dan Trik

Agar Kenari Tampil “Ngedur” ala Panglima Milik Kopkey Walker’s, Rombenk SF – Malang

Advertisement

Tampil di jalur kenari bebas, Kopkey Walker’s dari Rombenk SF – Malang, berbagi kiat perawatan Panglima. Seekor kenari peraih juara pertama di Kenari Bebas B Untung Suropati, Pahlawan Cup Pandaan V, Minggu (04/11/2018) di Lap. Bola Rejoso, Tunggulwulung, Pandaan – Pasuruan.

Menurut Tony Walker’s sang pemandu bakat, Panglima baru dua bulan dipoles. Sepak terjangnya di atas podium belum banyak. Kendati demikian Tony memiliki keyakinan bahwasannya Panglima akan bersinar terang di berbagai even bergengsi.

mediaburung_rombenk SF Malang
ROMBENK SF – MALANG. Sukses mengawal Panglima ke puncak nominasi di Pahlawan Cup Pandaan V.

“Pahlawan Cup Pandaan V satu diantara target juara buat Panglima. Karena even ini sudah skala nasional dan lomba tahunan yang otomatis banyak dihadiri kenarimania dari berbagai kota, tensi persaingan menuju podium makin ketat dan berbobot, ” ceritanya.

Dalam perjalanan menyiapkan penampilannya di Pandaan, Tony berbagi kunci sukses hingga mengantar Panglima menuju puncak podium. Diantaranya perawatan menjelang lomba.

“Sebenarnya perawatan harian atau lomba nyaris sama seperti lazimnya merawat kenari lomba. Perbedaannya bagaimana cara memahami karakter dari burung itu sendiri agar bisa berada di puncak performa”.

Kunci perawatannya terletak pada pemberian ekstra fooding saat hari H. “Kuncinya dari konsumsi telur puyuh. Hari H, Panglima mengonsumsi telur puyuh untuk mendongkrak performa dan durasi kerjanya. Biar tambah “ngedur” terangnya. Dengan mengonsumsi telur puyuh yang sudah dibagi menjadi dua bagian, Panglima tampil “ngedur”, makin bertenaga dan durasi lagu berada di atas rata – rata.

Sedangkan untuk perawatan harian, Panglima hanya mengonsumsi ekstra fooding sayuran seperti selada dan pakan biji – bijian lazimnya untuk pakan kenari. “Untuk kestra fooding harian Panglima cukup mengonsumsi selada dan pakan bijian. Buat Panglima, sayur selada wajib diberikan setiap hari. Sedangkan telur puyuh diberikan hanya hari H agar kondisinya bisa tetap stabil,” bebernya.

Buat melengkapi rawatan harian, mandi jemur dilakukan seperti biasa. Jemur selama dua jam, mulai pukul 07.00 hingga pukul 09.00. Sedangkan untuk mandi, Tony biasa menyediakan wadah cepuk yang diisi air bersih. Setelah puas mandi, diangin – anginkan sekitar 15 menit atau hingga bulunya kering, selanjutnya di kerodong dan diletakkan di tempat aman dan nyaman. Dengan perawatan rutin seperti ini dan kualitas yang dimiliki Panglima, sang pemandu bakatnya optimis bakal stabil di atas podium dalam even besar skala nasional.

Post Comment

Scroll Up
error: Content is protected !!